Labels

Cari di blog ini

Tampilkan postingan dengan label geje. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label geje. Tampilkan semua postingan
chat Daily geje

Jarum Kecos

Silakan Ngomen

Suatu malam Kayah sedang ngegodain si Kamah. Lalu si Kamah yang lagi sibuk bikin baju buat boneka menyeringai.

  • Kamah: Kamu ga tau aku lagi pegang apa?! #nada_tinggi
  • Kayah: Tau kok, itu jarum, dan kain, dan benang
  • Kamah: Kamu tau apa yang bisa kulakukan dengan ini?? *sambil menyodorkan jarum
  • Kayah: hmm.. menjahit?
  • Kamah: Kamu tau apa yang bisa aku lakukan dengan jarum ini kalo aku lagi kesel??
  • Kayah: hmm.. menjahit lebih banyak?
  • Kamah: –_–#
geje puisi Tole

Heuay

Silakan Ngomen
Hari ini suntuk banget
Tadi pas lagi solat dapet ide tulisan
Tapi karena ngantuk jadi aku tidur dulu
Dan hasilnya lupa ide itu

Ngantuk banget
Udah heuay berulang kali
Pengen tidur tapi mesti pulang
Belum posting jadi terpaksa
bikin posting berlabel geje

Heuuaaaaaahh...
Heuay deui uaeee!!
geje nglamun

[Lirik] Motor Bebek

Silakan Ngomen
Motor bebek angsa, di cuci di kali
Motornya dibangsat, bangsatnya dibui

Potong tangan kiri, potong tangan kanan
syalala lala lala lala tuman

Potong kaki kiri, potong kaki kanan
lalala lala lala lala insaf
geje Mikir Refleksi

Sambil Menyelam Minum Air, karena Hauskah?

Silakan Ngomen
Kita pernah denger peribahasa yang berbunyi "Sambil menyelam minum air". Saya kadang masih ga habis pikir, kenapa peribahasanya mesti begitu, untuk menjelaskan multiple task. Makna peribahasa itu adalah "mengerjakan suatu pekerjaan, dapat pula menyelesaikan pekerjaan atau masalah yang lain (wikiquote)" Kalo kita cermati hubungannya kira-kira seperti ini. Saya menyelam. Sambil menyelam saya juga minum air. Jadi ada dua aktivitas di satu waktu.

Yang saya permasalahkan adalah, kalo menyelam memang kita punya tujuan tertentu misalnya menangkap ikan, mencari kerang atau mutiara, sekedar diving atau snorkling. Ada tujuan dari menyelam itu. Maka menyelamlah sebagai sesuatu aktivitas dalam mencapai suatu tujuan. Sekarang, minum air. Saya minum air ketika haus. Maka, ada dua kemungkinan gambaran, menyelam sambil minum air yang diselami itu, atau menyelam sambil bawa air yang bisa diminum lalu meminumnya sambil menyelam.

Gambaran pertama adalah gambaran yang mungkn paling sering muncul ketika mendegar atau membaca peribahasa ini. Sambil menyelam minum air, air yang diselami. Masalahnya, apakah air yang diselami itu air bersih dan bisa diminum? Kecuali menyelam di laut dan karena air laut tidak bisa diminum sedangkan pada saat menyelam sudah keburu haus, maka minumlah ia air yang bisa diminum yang dibekel. Dan itu berarti gambaran kedua, sambil menyelam minum air yang dibekel.

Saya masih mempertanyakan, minum yang seperti apa yang sepenting harus dilakukan ketika menyelam? Saya nemu tulisan yang lumayan relevan adn menambah pembahasan dari tema ini. Tulisannya ini http://hakadosh.wordpress.com/2011/03/30/maksud-tersembunyi-dikala-sambil-menyelam-minum-air/. Dia menerangkan maksud peribahasa itu dengan cerita Adonia saudara tua Salomo yang meminang Abisag janda dari Raja Daud. Salomo menangkap ada maksud tersembunyi Adonia meminang Abisag sehingga ia mengatakan kepada ibunya,

"Tetapi raja Salomo menjawab ibunya: “Mengapa engkau meminta hanya Abisag, gadis Sunem itu, untuk Adonia? Minta jugalah untuknya kedudukan raja! Bukankah dia saudaraku yang lebih tua, dan di pihaknya ada imam Abyatar dan Yoab, anak Zeruya?”
(1 Raja-Raja 2:22)


Dari kisah tersebut kita menangkap maksud dari minum air itu adalah minum air yang diselami. Adonia menyelam dengan meminang Abisag, sambil menyelam dia juga minum air, yang berarti dengan meminang Abisag, berarti dia menikahi janda Raja yang otomatis menjadi pengganti raja itu. Dalam kondisi ini, meminum air yang diselami menjadi sesuatu aktivitas yang dianggap penting. Meminum air disini tergantung dari apa maksud dari aktivitas menyelamnya. Maka cerita di atas otomatis menjadi validator atas apa yang saya pertanyakan tadi.

Kesimpulan saya untuk pembahasan ini adalah, peribahasa ini cocok diterapkan dalam satu kasus dimana seseorang menyelam, yang dengan maksud menyelam itu dia menganngap minum air yang diselami itu adalah suatu aktivitas yang penting. Demikian.
Cerpen geje Tole

Postingan Pertama Tole

Silakan Ngomen
Namaku Tole. Aku ga ngerti kenapa dikasih nama itu. Orang tuaku sekalipun belum pernah cerita kenapa aku dikasih nama Tole. Sebenernya aku tinggal nanya, tapi aku orangnya suka tantangan. Jadi aku akan cari sendiri. Karena 'akan', jadi kamu tahulah kalo aku belum tahu alasannya.

Aku seorang programmer di salahsatu universitas ternama di Indonesia. Ternama maksudnya terkenal. Hehehe.. boong deng. Aku masih kelas 2 SMA. SMA disini bukan Sekolah Menengah Atas, tapi Santri Madrasah Aliyah. Iya gitu, kadang suka rada gengsi kalo kenalan sama orang-orang yang sekolahnya pake celana abu-abu. Jadi biar keliatan keren, kalo kenalan sama mereka, aku ngakunya sekolah di SMA 1 AL-Amin (nama sekolah disamarkan wkwk biar ga disangka aku yang nulis ini). Mudah-mudahan mereka ga tau kalo aku berbohong. Tapi aku curiga mereka tau, soalnya tiap kali kenalan begitu, mereka suka nanya "SMA ko celananya kayak celana PNS?" Aku jawab aja sekenanya, "iya SMA aku memang lulusannya langsung jadi PNS". Ah, aku berbohong lagi. Mudah-mudahan mereka percaya.

Kayaknya bakal tiap hari nulis di blog inih, berhubung baru kemaren aku dan temen-temen sekelas dan juga seangkatan semuanya dilantik jadi pengurus OSIS madrasah. Tapi disini namanya bukan OSIS, tapi RG. RG singkatan dari Rijalul Ghad, bahasa arab yang artinya lelaki esok hari. Keren ya namanya. Saya diangkat jadi sekretaris. Ini saya sudah pegang kunci kantor RG. Karena di madrasah sudah ada koneksi jadi saya bisa manfaatin dengan sebaik-baiknya. Mudah-mudahan bisa kuat iman. You know what I mean :P

Oke, anggap aja ini postingan pembuka. Mudah-mudahan bisa lanjut. Bismillah.

*lokasi: kantor RG MA Al-Amin, jam 9an, setelah selesai belajar malam lalu membuat organigram RG.